Artikel

Cara Mengobati Luka pada Tubuh


Luka adalah retakan pada permukaan kulit yang dapat menyebabkan kontaminasi bakteri. Membersihkan luka dengan tepat dapat meningkatkan proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi.

Karen Lim Yu Shi, Apoteker di Departemen Farmasi, Singapore General Hospital menjelaskan bahwa sebelum membersihkan luka, kita harus mengetahui tingkat keparahan dari luka tersebut. Terdapat dua jenis luka pada kulit, yaitu luka akut dan luka kronis. Luka akut adalah luka yang disebabkan oleh benda tumpul, panas, zat-zat kimia, maupun gesekan. Luka akut dapat sembuh dengan cepat dan membutuhkan perawatan yang sedikit. Sedangkan, luka kronis adalah luka yang belum sembuh meskipun telah dilakukan perawatan dan terjadi lebih lama dari yang seharusnya (biasanya terjadi hingga empat minggu), dan umumnya luka tersebut mengalami pembengkakan. Pembengkakan luka dapat terjadi karena faktor internal dan eksternal seperti pengaruh obat-obatan, latar belakang kesehatan, dan pemenuhan nutrisi yang tidak baik.

Berikut lima cara merawat luka dengan mudah.

1. Bersihkan tangan
Sebelum merawat luka, cuci tangan dengan sabun, air, atau hand sanitizer. Lakukan hal ini sebelum Anda menyentuh luka untuk mencegah infeksi.

2. Tekan dengan tekanan sedang
Lakukan hal ini untuk merawat luka yang berdarah. Lewatkan langkah ini pada luka bakar. Gunakan kain yang bersih untuk menekan luka sampai tidak ada darah yang keluar (luka robek kecil dan lecet tidak membutuhkan tekanan). Bila darah meresap pada kain tersebut, biarkan dan letakkan kain bersih yang baru di atasnya serta terus berikan tekanan. Anda memerlukan pertolongan medis apabila:
• Luka yang terjadi pada anak-anak di bawah satu tahun.
• Darah terus keluar atau tidak berhenti setelah diberi tekanan.
• Luka tersebut dalam dan terbuka.
• Luka yang disebabkan gigitan manusia atau hewan.
• Luka yang terjadi di wajah atau area genital.

3. Bersihkan luka dengan air
Untuk luka lecet atau robek kecil, Anda dapat merawatnya dengan air. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
• Cuci luka dengan air bersih untuk membersihkan kotoran.
 Gunakan handuk lembut atau sabun lembut untuk membersihkan sekitar luka. Jangan meletakkan sabun pada luka karena dapat menyebabkan iritasi.

4. Aplikasikan krim atau salep antibiotik
Memberikan krim atau salep antibiotik pada luka membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah infeksi. Anda tidak perlu memberikan krim antibiotik pada luka kecil atau lecet. Namun, memberikan krim antibiotik pada jaringan yang tipis dapat meningkatkan proses penyembuhan luka secara alami. Beberapa orang mungkin mengalami alergi terhadap bahan-bahan yang terkandung dalam krim antibiotik tersebut, hentikan penggunaan apabila muncul ruam pada kulit.

5. Perban luka bila diperlukan
Letakkan perban yang bersih, steril, dan tidak lengket pada luka untuk mencegah kuman menginfeksi luka. Jangan lupa untuk mengganti perban satu kali dalam sehari atau ketika perban kotor maupun basah. Anda tidak perlu memberi perban pada luka kecil maupun lecet, hanya bersihkan dan biarkan hingga luka tersebut sembuh secara alami. 

Sumber:
https://www.alodokter.com/serba-serbi-perawatan-luka-terbuka-yang-baik
https://www.webmd.com/first-aid/relieving-wound-pain#2
https://www.healthxchange.sg/medicine-first-aid/first-aid/how-clean-treat-skin-wound

  • 15 Nov 2018
  • Kesehatan

Komentar


Tinggalkan Komentar